Korban Tewas Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Ciamis Meningkat

Polres Ciamis mencatat korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di wilayah hukum Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, selama tahun 2017 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Selama tahun 2017, terhitung 178 orang tewas akibat laka lantas atau naik 15% dari tahun 2016 yang hanya berjumlah 154 orang.

Namun begitu, jumlah kasus kecelakaan lalu lintas selama tahun 2017 mengalami penurunan, dimana hanya terjadi sebanyak 322 kasus. Sementara kasus kecelakaan lalu lintas pada tahun 2016 tercatat sebanyak 340 kasus.

Sementara untuk korban luka berat akibat laka lantas selama tahun 2017 mengalami kenaikan sekitar 7.09%, yaitu sebanyak 151 orang. Sementara pada tahun 2016 berjumlah 141 orang.

Wakapolres Ciamis, Imam Rachman, dalam keterangan persnya, mengatakan, masih tingginya angka kematian akibat laka lintas di wilayah hukum Kabupaten Ciamis dipengaruhi beberapa hal. Selain dipengaruhi dari banyaknya pelanggar lalu lintas, juga dipengaruhi dari insfratruktur jalan yang belum seluruhnya memadai.

“Kualitas jalan yang memadai di wilayah hukum Ciamis belum merata di setiap daerah. Masih ada beberapa ruas yang mengalami kerusakan. Selain itu, fasilitas penerangan jalan pun belum merata. Karena masih banyak ditemui di beberapa titik rawan kecelakaan yang belum mendapat penerangan listrik,”ujarnya.

Imam mengungkapkan, pengendara jalan, khususnya warga Kabupaten Ciamis, harus mengenali titik rawan kecalakaan lalu di wilayah hukum Kabupaten Ciamis. “Kalau sudah tahu titik mana saja yang rawan kecelakaan, setidaknya pengendara bisa berhati-hati ketika melintas di jalan tersebut. Hal itu sebagai upaya untuk meminimalisir angka kecelakaan,” ujarnya.

Meningkatnya jumlah korban tewas akibat kecelakaan selama tahun 2017, lanjut Imam, ternyata berbanding lurus dengan jumlah kasus pelanggaran lalu lintasnya. Pada tahun 2017, kata dia, jumlah pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Kabupaten Ciamis sebanyak 26.343 kasus atau naik 28.39% apabila dibanding tahun 2016 yang hanya berjumlah 20.517 kasus. “Kenaikannya cukup siginifikan atau sekitar 6000 kasus,” imbuhnya.

Sementara itu, dari catatan kepolisian, terdapat beberapa titik ruas jalan di wilayah hukum Kabupaten Ciamis yang sering terjadi kecelakan lalu lintas. Diantaranya, di jalur Ciamis-Banjar atau tepatnya di jalan nasional sepanjang wilayah Kecamatan Cijeungjing, jalur Ciamis- Tasik atau tepatnya di jalan nasional sepanjang wilayah Imbanagara hingga Cihaurbeuti, jalur Ciamis-Cirebon atau tepatnya di sepanjang Baregbeg hingga Panawangan dan jalur Banjar-Pangandaran atau tepatnya sepanjang Kertahuyu hingga Banjarsari. ***

Keterangan Foto:

Salah satu kejadian kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa, yang terjadi di jalan nasional Ciamis-Cirebon atau tepatnya di Kecamatan Barebeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada tahun 2017 lalu. Foto: Istimewa